Meniti titian rapuh
Photo by Jonathan Borba
meniti titian rapuh
menapak dengan cemas dan ragu
apakah mampu ia
menanggung bebanan dosa dan laku
terkumpul sekian lama
menempel menyesak dada
setiap langkah
mengemis harap dan maghfirah
titian usang dibuai diri yang dulu
tika masih muda dan gagah
megah memikul nafsu serakah
oh titian tua
papanmu rapuh berjatuhan
dipukul angin sesekali menerjah
hilang hanyut di dalam kelam sungai
ke dasar penyesalan
gagahmu kian dimamah waktu
susunmu makin kendur
ikatan mu makin lerai
angan dulu entah ke mana
nyata kini makin jelas
kini meniti separuh abad
rekah papanmu penuh makna
reput talimu penuh erti
setiap yang kau tanggung
berat ringan
dosa dan pahala
kini memberi hitung makna
langkahmu
di hujung menanti
titian zaman nan rapuh
tiada yang pasti
tiada yang tahu
hanya iman dan takwa
doa dan harap
menjadikan langkahmu tetap
Ibn Abdullah
Beranang
24 April 2022

Comments
Post a Comment