Penuntun Hati

 



menelusuri remang jalanan Kotaraja

zikir dan wirid sayu mengusik jiwa

pahit kopi O meniti rasa

membalut kalbu diteman aroma

bisik merisik ingatan semalam

menyelam rindu manisnya aren

dibalik Rinjani terpasak iman

setebal kopi jati warga sasak

menculik raga terpenjara jiwa

kini hanya milikNya



Dr Muhammad Ridha

Selong,Lombok

17/3/2023

Comments

Popular posts from this blog

Lapar menjadi Bahasa, Haus menjadi Doa

Picagari

Barah