Terra

 


segar tanah kuhirup nyaman

rumput ilalang menari disapa silir dingin

butiran embun membias bianglala

di balik awan nano

sesekali guruh di kejauhan 

mengusik daerah sunyi mendamaikan


namun mimpi semalam 

indahnya tiada lagi

larut, hanyut dibawa arus kerakusan

mengejar fatamorgana kehidupan

membakar, mendebu yang tersisa


tanah ini

gersang, melayu dipanah mentari

tiada lagi pohon menaungi

lebat hujan toksik meracuni

ribut taufan mengombak dendam

ozon meredam dalam diam

punah dan sirna terpendam

satu tamadun yang pernah wujud

di bumi indah milik kita



Dr Muhammad Ridha

Beranang

2 October 2024





Comments

Popular posts from this blog

Lapar menjadi Bahasa, Haus menjadi Doa

Picagari

Barah